Pandemi Covid-19 di-Beltim, Ini Yang Terjadi

Pandemi Covid-19 di-Beltim, Ini Yang Terjadi
Efita, Kabid pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak

BELITUNG TIMUR - Meningkatnya kekerasan perempuan pada tahun 2020, yakni sebanyak 20 kasus. Kasus kekerasan terhadap perempuan terbanyak terjadi di Kecamatan Kelapa Kampit dan Gantung.

“Pada tahun 2020 ini terjadi peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, bahkan terjadi kasus kekerasan di semua kecamatan padahal di tahun 2019 ada Kecamatan dengan zero kasus, ” papar Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Efita, Senin (25/1/21).

Dijelaskan oleh Efi, kenaikan kasus kekerasan terhadap perempuan ini mayoritas didorong oleh faktor ekonomi, disusul oleh ketidak harmonisan keluarga dan sejumlah faktor lainnya.

“Faktor ekonomi juga menjadi mayoritas penyebab meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan, ekonomi ini pasti berpengaruh terhadap kondisi keluarga, apalagi ini lagi situasi COVID-19 ya, ” ujar Efi.

Melihat fakta dilapangan bahwa kasus kekerasan terhadap perempuan mengalami peningkatan, Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Beltim menargetkan penurunan kasus kekerasan di tahun 2021.

 “Hampir sama dengan tahun sebelumnya, di tahun 2021 ini, kami memiliki program yang terkait perlindungan terhadap perempuan dan anak yang akan lebih dioptimalkan di tahun 2021, dan mengupayakan pemaksimalan implementasi desa layak anak, ” jelasnya.

Selain dengan memaksimalkan program yang telah ada, untuk tahun 2021, Dinas Sosial berencana akan bersinergi dengan program milik Kementerian Desa, yang mana Kemendes sudah melakukan launching kegiatan desa ramah perempuan dan anak.

“Kami berharap di desa nantinya bisa memasukkan program desa ramah perempuan dan anak yang berkaitan dengan program yang sudah dilaunching oleh Kementerian Desa. Harapannya ke depan desa bisa lebih pro aktif terhadap upaya memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di wilayahnya masing-masing. Karena kan Dinsos lebih fokus untuk menyelesaikan masalah yang tidak bisa dihandle oleh desa, ” tutup Efi. (*/HMF)

Beltim Babel Covid-19
Helmi

Helmi

Previous Article

Vaksin Sinovac Tiba di Beltim Dengan Pengawalan...

Next Article

Awak Media dan KPUD Beltim Saling Berucap...

Related Posts

Peringkat

Profle

INDONESIA SATU verified

Ratna Palupi

Ratna Palupi

Postingan Bulan ini: 145

Postingan Tahun ini: 653

Registered: Jan 24, 2021

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 136

Postingan Tahun ini: 572

Registered: Feb 19, 2021

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 131

Postingan Tahun ini: 908

Registered: Sep 22, 2020

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 86

Postingan Tahun ini: 387

Registered: Sep 25, 2020

Profle

Husni_Ariga90

Pergi Malam Masih Sehat, Pulang Pagi Janda Muda Di Aceh Tenggara Sudah Jadi Mayat
Tutup Jalanan Umum, Satpol PP Toraja Utara Bongkar Paksa Bangunan Milik Fatmawati
Warga Amaliah Geger, Temukan Mayat Yang Sudah  Membusuk
Bawa Kabur Anak Di Bawah Umur 22 Hari ES Warga Wangon Diamankan Unit PPA Polresta Banyumas
banner

Follow Us

Recommended Posts

Mempertahankan Baju Kebaya Pakaian Khas Indonesia Resmi Nasional, Ini Juaranya
Tony Rosyid: Ditolak Kemenkumham, Moeldoko Berpeluang Menang di PTUN
Polres Belitung Timur Raih Juara Satu Umum Penilaian Kinerja Tingkat Polda Bangka Belitung
Tim Wasrik Polda Babel Lakukan Cek Fungsi Kesekretariatan Polres Belitung Timur 
Instruksi Bupati Belitung Timur Saat Ramadan Termasuk Tempat Hiburan Malam dan Rumah Makan